25 June 2013

Nak apa sebenarnya

I don't prefer people condemning their ownselves too much in public.

Bukan tak boleh merintih, tapi jiwa yang terpancar semakin lemah dengan kata-kata yang dituliskan di muka buku, menjadi doa mata-mata yang membaca.

Jiwa, semakin lemah, melemah dan melemahkan. 

Bukan pengakuan hina yang diperlukan, tapi aksi menebus dosa yang diperlukan.
Bukan sekadar update status.

Sekali dua tidak mengapa lagi. Tapi bila terlalu kerap dan berterusan begitu, mata yang membaca pun jadi geram dan mual.

Pengakuan menghinakan diri dan kelemahan diri, hanya depan Allah. 
Menangis lah, hina lah diri sepuasnya bila berdua. Bukan di khalayak.

Kalau sebaliknya, 
Di khalayak menghinakan diri, sedang bila berdua, tidak rasa apa2,
apa yang kau nak sebenarnya??

Perhatian manusia??

No comments: